Sepertinya rasa seperti ini hanya beberapa orang yang bisa merasakan. Mungkin yang 1 nasib seperti perantauan dari luar negeri. Karena setiap kali bercerita betapa gabutnya saya ke teman yang bukan dari perantauan luar negeri, sinyal yang saya bagi tidak sampai ke mereka. Masa-masa transisi sungguh sangat berat, namun saya berfikir kalau tidak mempunyai keluarga siapa lagi yang menerima saya kembali. Kalau bisa merantau jauh lagi, mungkin akan saya ambil kesempatan itu.
Religi